Instalasi DNS (Domain Name Server)
Layanan yang paling fundamental pada jaringan internet adalah Name
Service. Layanan ini berfungsi untuk menterjemahkan nama host
menjadi alamat IP. Sebagai contoh jika anda ingin terhubung dengan
komputer dalam jaringan internet yang mempunyai alamat IP
202.134.0.55, anda cukup menuliskan http://www.telkom.net.id.
Alamat IP yang berupa kode bilangan sangat susah untuk diingat
dibanding dengan alamat web site. Dengan adanya DNS akan sangat
membantu untuk berhubungan dengan komputer dalam jaringan tanpa
perlu mengetanui alamat IP-nya.
Untuk menjalankan DNS, diperlukan paket-paket BIND yang harus
terinstal. Pada RedHat 9.0 paket BIND yang diperlukan antara lain :
§ bind-9.2.1-16.i386.rpm
§ redhat-config-bind-1.9.0-13.noarch.rpm
§ bind-utils-9.2.1-16.i386.rpm
§ caching-nameserver-7.2-7.noarch.rpm
Sebelumnya check terlebih dahulu apakah package-package yang
dibutuhkan sudah terinstal, yaitu dengan perintah :
[root@server root]# rpm -qa | grep bind
bind-9.2.1-16
redhat-config-bind-1.9.0-13
bind-utils-9.2.1-16
[root@server root]# rpm -qa | grep nameserver
caching-nameserver-7.2-7
Jika package-package tersebut belum terinstal maka untuk melakukan
instalasi pada RedHat Linux 9, dilakukan langkah-langkah berikut :
a)
[root@server root]# mount /mnt/cdrom
50
b) Berpindah pada direktori dimana package-package tersebut
diletakkan, misal ada pada direktori
/mnt/cdrom/RedHat/RPMS/, maka dengan perintah
[root@server root]# cd /mnt/cdrom/RedHat/RPMS/
c) Lakukan instalasi dengan perintah
[root@server root]# rpm -Uvh bind-9.2.1-
16.i386.rpm redhat-config-bind-1.9.0-
13.noarch.rpm bind-utils-9.2.1-16.i386.rpm
caching-nameserver-7.2-7.noarch.rpm
Preparing...
######################################## [100%]
1:caching-nameserver
######################################## [100%]
2:bind
########################################
[100%]
3:bind-utils
########################################
[100%]
4:redhat-config-bind
######################################## [100%]
d) Penuhi dependensi apabila dibutuhkan
e) Lihat file yang telah terinstal dengan perintah
[root@server root]# rpm -ql bind | less
Named.conf
File konfigurasi untuk daemon named disebut named.conf, terletak di direktori /etc. File tersebut menggunakan sintaks yang fleksibel yang mirip dengan program C. Formatnya mudah untuk melakukan mengkonfigurasi zone, mengaktifkan fitur-fitur seperti akses control list dan kategori pencatatan log. File named.conf terdiri dari perintahperintah
konfigurasi bind yang dibatasi oleh blok. Dengan pilihanpilihan spesifik yang terdaftar. Perintah konfigurasi diikuti oleh argumen dan blok yang ditandai oleh tutup kurung kurawal. Didalam blok terdapat baris pilihan dan input fiturfitur.Tiap masukan dipisahkan oleh titik koma. Komentar dapat menggunakan sintaks C,C++ atau shell/perl seperti /* */, // atau #.Contoh dibawah ini menampilkan perintah zone diikuti oleh nama zone dan blok pilihan yang dimulai dengan buka kurung kurawal {. tiap akhir pilihan diakhiri dengan titik koma. Pada akhir blok ditutup dengan tutup kurung kurawal yang diikuti juga dengan titik koma.
//a caching only nameserver config
//
zone “.”{
type hint;
file “named.ca”;};
Perintah zone digunakan untuk menunjukkan domain yang dilayani oleh name server.
Masukkan kata kunci zone diikuti oleh nama domain yang dibuka dan ditutup dengan tanda kutip. Jangan tempatkan periode pada akhir nama domain.
Terdapat beberapa tipe zone yang dapat dipilih antara lain : master, slave, stub, forward dan hint.Tipe master digunakan jika zone tersebut memegang otorisasi dan informasi utama dari zone
Panduan Langkahlangkah
Konfigurasi
Mesin yang digunakan dalam contoh ini telah dikonfigurasi dan diberikan IP sebagai berikut:
Nama Komputer : ns
Nama Domain : ristek.go.id
FQDN : ns.ristek.go.id
Routable/IP Statis : 222.124.63.122
NonRouteable IP : 192.168.1.226
Buka File /etc/named.conf. File harus dikonfigurasi sebagai berikut:
Penjelasan file /etc/named.conf
Bagian ini merupakan bagian file konfigurasi standar
Blok ini juga merupakan bagian file konfigurasi standar. Setelah blok ini anda dapat memulai konfigurasi named.conf sesuai konfigurasi zone anda sebagai berikut:
Kata kunci zone sudah ditulis di atas. Tulis nama zone diapit dengan tanda kutip. Nama zone harus merupakan nama domain anda. Baris pertama dalam blok mendefinisikan tipe zone yaitu master. Tipe master maksudnya bahwa dia merupakan name server yang independent yang maksudnya adalah bahwa tidak membutuhkan update dari name server lain dan jika ingin update dari name server lain harus dikonfigurasi dengan tipe slave. File menunjukkan nama file zone yaitu ristek.zone, tempat dimana anda mengkonfigurasi zone tersebut.
File konfigurasi ini digunakan untuk memetakan dari alamat komputer ke nama komputer.
Catatan:
Jangan lupa untuk meletakkan titik koma(;) setelah tutup kurung kurawal di setiap blok
zone
jangan lupa untuk meletakkan titik koma setelah pernyataan di blok zone
.zone pada nama file hanya merupakan kesepakatan nama dan anda dapat menggunakan kesepakatan nama sendiri untuk tujuan ini.
Semua file yang disebutkan di named.conf harus ada di direktori spesifik pada pilihan
blok {} dan harus dikonfigurasi secara benar.Setelah melakukan konfigurasi file named.conf langkah selanjutnya adalah konfigurasi file zone. Pindah ke direktori spesifik yang disebutkan dipilihan blok {} file named.conf yaitu /var/named/chroot/var/named/
Mulai mengkonfigurasi file zone ristek.zone ( yang disebutkan di baris ketiga blok di file
named.conf.
Catatan:
ns merupakan nama komputer yaitu nama dari mesin daemon named berjalan
222.124.63.122 merupakan alamat komputer dari mesin ns yang telah didefinisikan
www dan ftp merupakan nama komputer virtual. Sebagai contoh alamat lengkap dari
vitual host www adalah www.ristek.go.id. Anda dapat menambahkan virtual host
sesuai kebutuhan anda.
Ketika menulis SOA, tulis dengan format namakomputer.namazone ( nama zone
merupakan nama yang anda deklarasikan di file /etc/named.conf) pada contoh di atas
pada baris pertama adalah ns.ristek.go.id dimana ns merupakan nama komputer dan
ristek.go.id adalah nama zone. Tulis nama administrator zone dengan format
accountemail.namakomputer.namazone pada contoh di atas adalah
admin.ns.ristek.go.id
Jangan lupa untuk meletakkan titik (.) setelah ns.ristek.go.id, admin.ns.ristek.go.id dan
ns.ristek.go.id pada baris 2 dan 8. Konfigurasi selanjutnya adalah zone reverse yang
menterjemahkan dari alamat komputer ke nama komputer. Nama file yang digunakan
pada contoh di atas adalah db.222.124.63.
Buka file /etc/resolv.conf dan tulis baris berikut:
Menjalankan daemon named:
Jalankan dns server dengan perintah skrip berikut.
Anda dapat menjalankan, mematikan atau merestart daemon dengan meletakkan start,stop restart di akhir skrip /etc/init.d/named.
Mengecek DNS
DHCP SERVER
DHCP Server adalah server yang mampu memberikan IP Address secara otomatis/dinamis kepada komputer klien sehingga komputerkomputer
dalam jaringan bisa terhubung. Dalam sebuah LAN DHCP server melakukan alokasi alamat komputer, dan mengirimkan parameter konfigurasi jaringan seperti gateway, netmask, DNS dan lain-lain. DHCP mendukung tiga
macam mekanisme pemberian alamat komputer yaitu:
Alokasi Otomatis : Alamat komputer tetap untuk setiap klien
Alokasi Dinamis : Alamat komputer diberikan dengan periode waktu tertentu oleh DHCP Server
Alokasi manual : Network Administrator secara langsung memberikan alamat computer ke klienklien
Fedora Core 5 menyediakan aplikasi server DHCP yang disebut DHCPD.
4.2 Instalasi DHCP
Pertama kali harus kita pastikan bahwa DHCPD telah terinstal pada komputer Anda. Anda dapat mengeceknya dengan perintah #rpm -q dhcpd
Keterangan :
option routers : Mendefinisikan default gateway untuk router
option netmask : Mendefinisikan netmask untuk klien
option domainnameserver: Mendefinisikan DNS server yang digunakan klien
range : Jangkauan alamat komputer yang akan dialokasikan untuk klien.
Menjalankan DHCPD
Anda dapat mengaktifkan server dhcpd dengan perintah berikut ini:
#/etc/init.d/dhcpd start
Melihat status DHCPD
Untuk melihat klien yang aktif jalankan perintah berikut
INSTALASI JOOMLA
v Sebelum installasi joomla maka kita harus punya data base,berikut car menginstalnya:
Instalasi Database Server MySQL
Database merupakan layanan yang sangat penting dalam
pembangunan sistem informasi. Suatu instansi seperti bank,
universitas, kantor pajak, kepolisian, perusahaan telekomunikasi dan
lainnya hampir dapat dipastikan membutuhkan server database untuk
menyimpan dan mengorganisasi data-datanya.
Untuk melakukan instalasi database server MySQL, sebelumnya perlu
dicek apakah package-package yang dibutuhkan sudah terinstal
dengan perintah :
[root@server root]# rpm -qa | grep mysql
mysql-server-3.23.54a-11
mysql-3.23.54a-11
mod_auth_mysql-1.11-12
php-mysql-4.2.2-17
Apabila package-package tersebut belum terinstal maka untuk
melakukan instalasi pada RedHat 9.0, dilakukan langkah-langkah
berikut :
a)
[root@server root]# mount /mnt/cdrom
b) Berpindah pada direktori dimana package-package tersebut
diletakkan, misal ada pada direktori
/mnt/cdrom/RedHat/RPMS/, maka dengan perintah
[root@server root]# cd /mnt/cdrom/RedHat/RPMS/
c) Lakukan instalasi dengan perintah
[root@server root]# rpm -Uvh mysql-server-
3.23.54a-11.i386.rpm mysql-3.23.54a-11.i386.rpm
mod_auth_mysql-1.11-12.i386.rpm php-mysql-
4.2.2-17.i386.rpm
Preparing...
#########################################
[100%]
1:mod_auth_mysql
#########################################
[100%]
2:mysql
#########################################
[100%]
3:mysql-server
#########################################
[100%]
4:php-mysql
#########################################
[100%]
d) Penuhi dependensi apabila dibutuhkan
e) Lihat file yang telah terinstall dengan perintah
[root@server root]# rpm ��ql mysql | less
Membuat database Joomla
Joomla saat ini menggunakan database MySQL. Jika Anda ingin menggunakan database
dengan nama dbjoomla lalu user database userjoomla maka pertamatama
Anda dapat membuat database lalu membuat user dengan hak tertentu :
# mysqladmin –u root -p create dbjoomla
Masuk ke dalam databae MySQL:
Jika berhasil maka akan muncul pesan :
Lalu akhiri dengan :
Cara lain dalam pembuatan database salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi
pengelolaan MySQL berbasis web, yaitu phpMyAdmin (http://www.phpmyadmin.org).
Unduh Joomla
Untuk mendapatkan rilis terakhir dari Joomla, Anda dapat mengunjungi situs
http://joomla.org. Nama File yang akan didapatkan biasanya berbentuk Joomla_x.x.xStableFull_
Package.tar.gz. Dalam dokumen ini digunakan Joomla versi 1.0.12, karena itu
nama File yang diunduh adalah Joomla_1.0.12StableFull_
Package.tar.gz.
Salinlah file ini ke direktori kerja yang diinginkan, misalnya
Masuklah ke direktori kerja lalu ekstrak file Joomla tersebut :
Hingga tahap ini Joomla sudah siap untuk di install melalui browser.
Instalasi dengan Browser
Pada saat Joomla baru saja di salin ke direktori yang diinginkan, beberapa setting
wewenang (permission) masih perlu kita atur agak proses instalasi berjalan dengan
sempurna.
Pemeriksaan Prainstalasi
Perhatikan browser Anda ketika dimasukkan URL :
hasilnya:
Pada saat selesai membuat file konfigurasi, webserver akan berusaha menulis file
konfigurasi (configuration.php) ke dalam direktory dimana Joomla berada
(/home/joomla/public_html/ cmsjoomla), karena itu untuk sementara waktu kita perlu
membuat direktory tersebut bisa ditulis oleh webserver. Caranya adalah :
Bila browser kita refresh, maka informasi Required Settings Check menjadi :




0 komentar:
Posting Komentar